Tips Aman Berkendara Saat Hujan

 Sonora FM Palembang,  20-09-2016 16:22:37

  

perlengkapan-sebelum-berkendara-saat-hujanBerdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kenten Palembang memprediksi bahwa saat ini sudah memasuki musim hujan penuh yang bisa dikategorikan cuaca yang ekstrim. Bahkan diprediksi sepanjang bulan September ini, tiupan angin kencang tetap berpotensi terjadi. Informasi ini merupakan peringatan untuk seluruh masyarakat Palembang yang dalam seminggu terakhir ini dilanda cuaca yang tak menentu. Cuaca menjadi salah satu faktor dari penyebab terjadinya kecelakaan, tak terkecuali hujan yang membuat jalan tergenang oleh air dan licin.

Hujan yang tidak menentu juga berdampak terhadap para pengendara di kota Palembang, khususnya pengendara sepeda motor. Sehubungan dengan hal tersebut, tim Safety Riding Astra Motor selaku Main Dealer sepeda motor Honda di Sumsel memberikan beberapa tips aman berkendara dikala hujan datang. Muhammad Isnaini, instruktur safety riding Astra Motor Sumsel mengatakan bahwa pengendara sepeda motor sebaiknya menerapkan cara berkendara yang aman, baik dari segi peralatan penunjang maupun cara berkendara ketika sedang hujan. Berikut beberapa tips spesial untuk pengendara motor di Sumsel:

  1. Gunakan Helm SNI

Helm SNI merupakan piranti wajib dalam mengendarai motor, baik saat normal maupun hujan. Namun, Isnani lebih menyarankan helm yang digunakan saat kondisi hujan adalah helm jenis full face, agar sewaktu berkendara wajah dan mata tidak terganggu oleh guyuran air yang dapat menyebabkan terganggunya penglihatan dan konsentrasi.

  1. Pakailah Jas Hujan Full Body

Jas hujan diperlukan agar pakaian tidak basah dan mengganggu suhu tubuh pengendara. Isnaini menyarankan jas hujan yang digunakan berbentuk jaket dan celana. Tidak berbentuk jubah atau ponco karena jas hujan bentuk ponco beresiko tersangkut ke rantai atau roda. Selain itu, sebaiknya gunakan jas hujan berwarna cerah agar mudah terlihat oleh pengendara lain. Jangan sekali-kali menggunakan payung sewaktu berkendara ya.

  1. Pakailah Sepatu

Banyak pengendara yang menggunakan sandal ketika hujan karena takut sepatu yang digunakan basah. Padahal, Isnaini menjelaskan sebaiknya pengendara tidak menggunakan sandal karena akan berbahaya jika terjatuh atau terkena pantulan kerikil. Gunakanlah sepatu anti air atau minimal menggunakan cover sepatu. Jika terpaksa menggunakan sepatu biasa, jangan menapakkan kaki Anda di atas mesin (center backbone motor), khususnya jika Anda menggunakan motor bebek, karena titik keseimbangan motor dan pengendara dapat berubah sehingga memengaruhi pengendalian sepeda motor.

  1. Gunakan Sarung tangan

Menggunakan sarung tangan sewaktu hujan menjadi sangat penting. Hal ini diperlukan agar cengkraman tangan ke setang motor tetap maksimal. Agar lebih aman, pengendara disarankan menggunakan sarung tangan anti air.

  1. Menyalakan Lampu

Menyalakan lampu utama saat berkendara merupakan hal wajib. Apalagi dalam kondisi hujan, agar mudah terlihat oleh pengendara lain. Khusus untuk para pengguna motor Honda, Anda tak perlu repot menyalakan lampu utama. Karena motor Anda telah dilengkapi Fitur AHO (Automatic Headlight On) yaitu fitur dimana lampu utama motor Anda akan tetap menyala secara otomatis sejak mesin motor pertama kali dihidupkan. Kemudian,hindari menyalakan lampu darurat atau hazard sewaktu berkendara dalam kondisi hujan karena dapat membingungkan kendaraan lain. Lampu hazard hanya digunakan dalam kondisi darurat.

  1. Pengereman dan Akselerasi

Saat hujan, permukaan jalan dan ban berada dalam kondisi basah sehingga cengkraman/grip ban ke permukaan jalan menjadi tidak maksimal. Sewaktu akselerasi maupun mengerem usahakan lebih halus dan hindari mengerem secara tiba-tiba, sebab roda akan lebih mudah mengalami selip. Dengan hadirnya teknologi Combi Brake System (CBS) pada motor Honda, maka anda dapat melakukan pengereman secara optimal pada rem depan dan rem belakang. Pada rem depan jarak pengeremannya pendek sedangkan rem belakang jarak pengeremannya lebih panjang. Sehingga jika digabungkan akan menghasilkan pengereman optimal pada saat Anda berkendara saat hujan.

  1. Melintasi Genangan Air

Sewaktu melintasi genangan air, pengendara dianjurkan untuk mengurangi kecepatan dan melintasi genangan air secara perlahan. Selain dikarenakan cipratan air akan menghambat laju kendaraan, keseimbangan kendaraan dan juga mengganggu pengendara lain. Selain itu, ada kemungkinan genangan air menutupi jalanan yang berlubang. Karena itu, Anda harus berhati-hati saat melewatinya.

Apabila terjebak di genangan air, usahakan air tidak sampai masuk ke dalam knalpot yaitu dengan cara menahan gas motor. Perhatikan ketinggian air yang akan dilewati, sebaiknya tidak melewati jalan yang memiliki ketinggian air kurang lebih 35 cm. Nah, Anda juga bisa mengukurnya dengan memperhatikan posisi knalpot (untuk tipe bebek dan sport) dan saringan udara (untuk tipe matic) apakah berpotensi terendam air atau tidak.

Pengendara yang baik adalah pengendara yang selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Oleh karena itu, jangan lupa persiapkan perlengkapan berkendara untuk keamanan dan servis sepeda motor kesayangan Anda secara rutin ke bengkel resmi. Selamat berkendara, Salam Satu Hati.

Tags: ,

Komentar

Counting


LATEST TUNE-IN

Website Security Test